Membaca Realitas "Negeri Penjahat" Lewat Pesan Nabi
Bayangkan situasi ini: Anda memergoki perampok beraksi, segera melapor ke pihak berwajib, namun ironisnya, justru tangan Anda yang diborgol. Alasannya? Sang perampok ternyata adalah si pemegang kunci sel itu sendiri.
Skenario di atas terdengar seperti naskah film distopia murahan, bukan? Sayangnya, itulah potret telanjang dari sistem hukum di banyak negara hari ini. Kita hidup di era di mana kebenaran sering kali memakan tuannya sendiri.









